Altruisme dan Empati dalam Praktik Sosial Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas Tunawicara

Kata Kunci

Tunawicara
psikologi sosial
altruism
empati
supeltas

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perilaku altruisme pada seorang supeltas tunawicara melalui studi kasus terhadap Bapak M, seorang sukarelawan pengatur lalu lintas di Kota Kediri. Fokus penelitian mencakup tiga aspek utama, yaitu latar belakang pribadi subjek, motivasi dalam menjalankan profesinya sebagai supeltas, serta kendala dan tantangan yang dihadapi selama menjalankan tugas. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi utama Bapak M dalam menjalani pekerjaannya berasal dari rasa senang dan kepuasan pribadi karena dapat membantu masyarakat, meskipun penghasilan yang diperoleh tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari. Tantangan yang dihadapi antara lain risiko kecelakaan lalu lintas dan stigma negatif dari masyarakat, namun dukungan sosial dari pihak pemerintah daerah, khususnya Dinas Sosial Kota Kediri, memberikan penguatan psikologis bagi subjek. Temuan ini memperlihatkan bahwa altruisme dapat tumbuh kuat bahkan pada individu dengan keterbatasan komunikasi, selama terdapat dorongan empatik dan dukungan sosial yang memadai.

Referensi

Alisabana, S. T. (2022). Hubungan empati dengan resiliensi relawan tanggap darurat bencana PMI Kabupaten Malang. Jurnal Psikologi Tabularasa, 17(1), 11–25.

Batson, C. D. (2011). Altruism in Humans. New York: Oxford University Press

Batson, C. D., & Shaw, L. L. (1991). Evidence for altruism: Toward a pluralism of prosocial motives. Psychological Inquiry, 2(2), 107–122

Berkowitz, L. (1972). Social norms, feelings, and other factors affecting helping and altruism. In L. Berkowitz (Ed.), Advances in Experimental Social Psychology (Vol. 6). New York: Academic Press

Davis, M. H. (1994). Empathy: A Social Psychological Approach. Boulder: Westview Press.

Eisenberg, N., & Miller, P. A. (1987). The relation of empathy to prosocial and related behaviors. Psychological Bulletin, 101(1), 91–119.

Frankl, V. E. (1959). Man's Search for Meaning. Boston: Beacon Press.

Gouldner, A. W. (1960). The norm of reciprocity: A preliminary statement. American Sociological Review, 25(2), 161–178.

House, J. S. (1981). Work Stress and Social Support. Reading, MA: Addison-Wesley.

Putnam, R. D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community.New York: Simon & Schuster.

Rakhmawati, Y., & Herdi, H. (2020). Altruisme pada relawan kemanusiaan: Studi kualitatif pada relawan bencana. Jurnal Psikologi Insight, 2(1), 25–32.

Setyani, I., Nurkhasanah, N., & Prasetyo, A. H. (2023). Altruisme relawan Palang Merah Indonesia Kabupaten Kudus dalam penanggulangan bencana. Jurnal Psikologi Perseptual, 2(1), 45–58.

Yuliana, H., & Putri, L. D. (2021). Hubungan antara empati dan perilaku prososial pada relawan sosial di masa pandemi COVID-19. Jurnal Psikologi Ulayat, 8(1), 59–74.